Tuesday, September 23, 2025

Ketersebaran Kekuatan dan Identitas Nasional Baru

Pada masa Demokrasi Liberal hingga Demokrasi Terpimpin terdapat banyak kelompok yang memiliki massa, baik yang berbasis ideologi politik maupun agama. Kekuatan kelompok tersebut memunculkan warna yang beragam pada identitas nasional dan berbagai peristiwa sejarah di Indonesia.

A. GERAKAN WANITA 

Awal terbentuknya organisasi wanita saat meghadapi Agresi Militer Belanda. Organisasi yang terbentuk adalah Wanita Republik Indonesia (WANI) yang bertugas menyediakan dapur umum dan menampung dan merawat korban pertempuran antara pejuag Indonesia dan penjajah Belanda.

Pada tahun 1946 organisasi perempuan membentuk federasi dan diberi nama Kongres Wanita Indonesia (KOWANI). Saat pemerintah mengadakan blokade ekonomi dan politik Belanda, Kowani menjadi anggota WIDF (Women’s International Democtaric Federation) yang menjalin kerjasama dalam mendukung pergerakan perjuangan perempuan. Pada Orde Lama, perempuan telah diakui hak politiknya, baik hak pilih dalam pemilu 1955 auat untuk menjadi anggota parlemen. Pada masa itu juga lahirlah UU yang menghormati hak-hak perempuan yaitu UU 80/1950.


Gambar 1 : Kongres Perempuan

Indonesia di Tengah Konstelasi Perang Dingin

Perang Dingin II membawa perubahan yang sangat luas dalam kehidupan masyarakat dunia, baik dalam bidang politik, ekonomi, maupun sosial budaya. Dalam bidang politik , Perang Dunia II menyebabkan Amerika Serikat dan Uni Soviet yang tergabung dalam pihak Sekutu sebagai pemenang dalam Perang Dunia II rampail sebagai negara Raksasa (Superpower) dan berperan sebagai pemegang hegemoni politik di dunia. 

1. Munculnya Perang Dingin

Perang Dunia II menyebabkan Amerika Serikat dan Un Soviet yang tergabung dalam bentuk Sekutu sebagai pemenang dalam Perang Dunia II tampil sebagai negara Super Power dan berperan sebagai pemegang hegemoni politik di dunia. Efek dari hal tersebut adalah munculnya persaingan dan perebutan pengaruh sebagai negara nomor satu di dunia.

Gambar 1: Rusia Beyond

Monday, September 22, 2025

Ancaman Disintegrasi Bangsa Tahun 1945 - 1965


1.   1.  Daarul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII)

a.    Gerakan DI/TII di Jawa Barat

1) Latarbelakang

• Penolakan terhadap Perundingan Renville

• Menolak hijrah dan keluar dari Jawa Barat

• Indonesia harus menarik pasukannya dari daerah kantong gerilya yang berada di dalam garis demarkasi Van Mook.

2) Tokoh /Pendiri

• Gagasan mendirikan negara Islam Indonesia telah dicanangkan sejak tahun 1942.

• Katosuwiryo mendirikan di Jawa Barat

• Mengangkat dirinya sebagai imam NII/pemimpin Negara Islam Indonesia

3) Jalannya Peristiwa

• Pada pertemuan di Cisayong bulan Februari 1948, Kartosuwiryo memutuskan mengubah Gerakan kepartaian Masyumi Jawa Barat menjadi bentuk negara serta membekukan Masyumi Jawa Barat

• Melalui Majelis Umat Siman, Kartosuwiryo diangkat menjadi Imam Negara Islam Indonesia (NII)

• Dibentuk Angkatan perang yang Bernama Tentara Islam Indonesia (TII)

• Penumpasan dilakukan dengan pendekatan musyawarah yang dilakukan oleh M. Natsir

• Pemerintah RI mengambil Tindakan dengan operasi militer yang disebut Operasi Pagar Betis dan Operasi Baratayudha.

• Operasi pagar betis melibatkan rakyat untuk mengepung tempat persembunyian gerombolan DI/TII

• Operasi Baratayudha dilakukan oleh TNI dengan menyerang basis-basis kuatan

4) Akhir Peristiwa

• Penumpasan DI/TII dengan penangkapan Kartosuwiryo berhasil di tangkap di gunung Geber, Majalaya, Jawa Barat oleh Pasukan Siliwangi

Saturday, December 28, 2024

Grab ₱2,000 GCash Quickly and Easily

 How to Earn ₱2,000 GCash Quickly and Easily

Looking to earn ₱2,000 GCash without any hassle? This guide will show you effective and legitimate ways to achieve your financial goals swiftly and efficiently. From freelancing to taking online surveys, discover simple and actionable strategies that fit the digital landscape of today.

Introduction

With so many online opportunities available, earning quick cash has become more accessible than ever. Whether you need extra funds for bills, shopping, or saving, this guide will offer practical tips to help you earn ₱2,000 GCash without wasting time or compromising your integrity.

What is GCash and Why Use It?

GCash Overview

GCash is a popular mobile wallet app in the Philippines, offering a wide range of financial services such as sending money, paying bills, shopping online, and even investing—all from the convenience of your smartphone.

Key Benefits

  • Convenience: Manage your financial tasks anytime, anywhere.
  • Security: Safe, encrypted transactions for secure usage.
  • Accessibility: Available to anyone with a smartphone and a valid ID.
  • Versatility: Offers multiple services, making it easy to manage your finances.

12 Quick Ways to Earn ₱2,000 GCash

  1. Freelancing

    • Explore Platforms: Websites like Upwork, Fiverr, and Freelancer offer flexible freelance job opportunities.
    • Services to Offer: You can provide services such as graphic design, content writing, digital marketing, or web development.
    • Pro Tip: Showcase your skills and experience to attract higher-paying clients.
  2. Online Surveys

    • Participate in Paid Surveys: Platforms like Swagbucks, Toluna, or InboxDollars let you earn by sharing your opinions.
    • Maximize Earnings:
      • Sign up for multiple survey sites.
      • Dedicate a specific amount of time each day for surveys.
      • Complete your profile honestly to qualify for more surveys.
  3. Virtual Assistance

    • What to Do: Offer services such as social media management, email handling, or data entry.
    • Perks: You can work remotely with flexible hours and competitive pay.
  4. Selling Unused Items

    • Declutter and Earn: Sell items you no longer need on platforms like Facebook Marketplace or Carousell.
    • What to Sell: Clothes, electronics, books, furniture, or home decor.
  5. Affiliate Marketing

    • Promote Products: Join affiliate programs like Lazada Affiliate, Shopee Affiliate, or Amazon Associates.
    • Tips: Focus on popular products and build trust with your audience by providing honest reviews and recommendations.
  6. Online Tutoring

    • Share Your Knowledge: If you excel in a certain subject, consider teaching on platforms like Chegg or Tutor.com.
    • Why It Works: You can set your own rates and enjoy a flexible schedule.
  7. Blogging

    • Start a Blog: Although it may take time, blogging can generate long-term passive income.
    • Steps to Succeed: Choose a niche you are passionate about and monetize through ads, sponsored content, and affiliate marketing.
  8. Content Creation on Social Media

    • Become a Creator: Platforms like YouTube, TikTok, and Instagram reward creators with income from ads, sponsorships, or merchandise.
    • Pro Tip: Post consistently and engage with your followers to grow your audience.
  9. Micro-Tasking

    • Complete Small Jobs: Use platforms like TaskRabbit or Amazon Mechanical Turk to earn money by completing simple tasks.
    • Tips: Focus on high-paying, easy-to-complete tasks.
  10. Smart Investments

  • Start Small: Use investment platforms like eToro to invest in stocks or cryptocurrencies.
  • Advice: Research thoroughly and start with small amounts to reduce risks.
  1. Cash-Back Apps
  • Earn While You Shop: Apps like ShopBack give you cash-back rewards when you make purchases.
  • Combine Deals: Maximize your savings by combining cash-back offers with ongoing sales or promotions.
  1. Networking and Referrals
  • Leverage Connections: Use platforms like LinkedIn or attend networking events to find freelance gigs or collaborations.
  • Importance of Referrals: Referrals often lead to better-paying opportunities or clients.

Conclusion

Earning ₱2,000 GCash quickly is definitely possible if you use the right strategies. Whether you prefer freelancing, selling unused items, or completing online surveys, staying consistent is key. Choose a method that suits your skills and schedule, and stick with it to meet your financial goals.

Start today, and take control of your income—your ₱2,000 GCash is closer than you think!

Thursday, September 19, 2024

Perkembangan IPTEK di Era Globalisasi : Teknologi Transportasi

Transportasi didefinisikan sebagai sarana pengangkut yang memudahkan perpindahan manusia maupun barang dari satu tempat ke tempat lain.

Sarana transportasi sendiri mulai berkembang sejak penemuan roda sekitar tahun 3500 sebelum masehi. Pada masa itu, roda dibuat dari kayu yang sangaaat berat, sehingga perjalanan dengan sarana transportasi kala itu juga belum efisien seperti sekarang. 

Sumber: blog.ruangguru

Pada era globalisasi mobilitas manusia makin bergerak cepat. Keadaan tersebut tidak terlepas dari perkembangan teknologi transportasi. Teknologi transportasi yang digunakan manusia meliputi transportasi darat, air, dan udara.

1. Transportasi darat

Penggunaan transportasi darat dapat ditelusuri dari upaya manusia melakukan mobilitas. Sejak ibuan tahun sebelum Masehi manusia telah mengembangkan transportasi darat untuk bermobilisasi antarwilayah dengan menggunakan tenaga hewan, seperti kuda, lembu, unta, dan keledai. Perkembangan teknologi mendorong penemuan roda oleh bangsa Sumeria pada 3500 sebelum Masehi. Wujud roda pada masa itu belum seperti pada masa kini. Pada masa itu roda masih menggunakan bahan dasar kayu.

Friday, August 30, 2024

Perkembangan IPTEK Pada Era Global : Teknologi Informasi dan Komunikasi

 INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Teknologi informasi dan komunikasi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Teknologi memudahkan manusia dan mendapatkan informasi dan menjalin hubungan dengan sesamanya. Pada era globalisasi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi makin pesat. Beberapa perangkat teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi era globalisasi sebagai berikut:

1)  Radio

Kemunculan radio formula pada abad 19 ketika seorang ilmuwan bernama Maxwell berhasil menemukan rumus untuk menciptakan gelombang elektromagnetik. Dalam perkembangannya, temuan James Maxwell dikembaangkan oleh Heinrich Herzt pada tahun 1884. Hasil pengembangan tersebut mendorong Guglemo Marconi memanfaatkan gelombang elektromagnetik untuk mengirim sinyal radio sejauh 1,5 km. 



Pengembangan radio terus dilakukan oleh para ahli hingga memasuki tahap penyempurnaan. Pada 1933 E.H Amstrong dari Universitas Columbia memperkenalkan sistem frequency modulation (FM) sebagai bentuk penyempurnaan sistem amplitudo modulation(AM).

Di Indonesia radio mulai dikenal pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Pada 1926 Stasiun Radio bernama Bataviaasche Radio Vereeniging (BRV) didirikan di Jakarta. Stasiun Radio tersebut dikelola oleh orang-orang Belanda. Pada 1933 Solosche Radio Vereeniging (SRV) didirikan di Solo. Stasiun radio ini dikelola oleh orang-orang bumiputera.

Wednesday, April 17, 2024

Dampak Pendudukan Jepang di Indonesia Munculnya Janji Kemerdekaan dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia

 Janji Manis yang selalu di propagandakan pemerintah sejak awal kedatangannya ternyata hanya untuk mengambil simpati bangsa Indonesia. Setelah berhasil menduduki wilayah Indonesia, pemerintah Jepang menerapkan berbagai kebijakan yang lebih kejam daripada pemerintah Belanda. Meskipun periode pendudukan Jepang di Indonesia berlangsung singkat, kebijakan Jepang mampu membawa dampak besar bagi bangsa Indonesia, bagi dampak positif maupun negatif.

1. Dampak Pendudukan Jepang di Indonesia dalam Berbagai Bidang

Pendudukan Jepang di Indonesia menimbulkan dampak dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial-budaya, pendidikan, serta birokrasi dan militer. 

 a. Bidang Politik

  • Mengubah istilah-istilah dalam tatanan atau struktur pemerintahan 

  • Menjalin kerjasama degan tokoh-tokoh nasionalis Indonesia untuk menarik simpati rakyat Indonesia 

  • Menghapus semua organisasi pergerakan nasional yang muncul pada masa pemerintah kolonial Belanda dan menggantinya degan organisasi baru 

  • Pembentukan Dewan Pertimbangan Pusat (Chuo Sangi In) dan Dewan Pemerintahan Daerah (Chuo Sangi Kai). Orang-orang Indonesia ditunjuk unutk berpartisipasi dalam dewan tersebut hanya berkedudukan sebagai penasehat. Penambahan personil pegawai pribumi dalam kedua dewan tersebut sejak tahun 1943 hanya berlaku di Jawa yang berkedudukan sebagai pusat kegiatan politik.

Saturday, February 3, 2024

Integrasi dan Disintegrasi Negara-negara di Dunia - Integrasi Vietnam

Vietnam merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara. Pada masa Perang Dingin, Vietnam menjadi ajang perebutan pengaruh antara blok Barat dan Timur. Puncak perebutan pengaruh tersebut terjadi saat perang saudara yang melibatkan Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Berakhirnya perang saudara ini dengan bersatunya(integrasi) Vietnam pada 1975.
A. Perang Saudara di Vietnam
Vietnam merupakan negara di kawasan Indo-Cina yang dikuasai Prancis sejak abad XIX. Pada masa Perang Dunia II, Vietnam berada di bawah kekuasaan Jepang hingga 1945. Setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, Tiongkok dan Inggris datang di Vietnam untuk melucuti senjata tentara Jepang. Tiongkok datang dari arah utara, sedangkan Inggris datang dari arah selatan. Kedatangan Tiongkok dan Inggris tersebut memiliki kepentingan berbeda. Tiongkok yang beraliran komunis menginginkan kemerdekaan bagi Vietnam. Sementara itu, Inggris berupaya mengembalikan Vietnam menjadi wilayah kekuasaan Prancis. Perbedaan keinginan tersebut mendorong terjadinya perang antara Inggris dan Tiongkok di Vietnam.  
 1. Latar Belakang Perang Saudara di Vietnam 
Sejak abad XIX Vietnam menjadi wilayah kekuasaan kolonial Prancis. Pada masa Perang Dunia II Jepang menguasai wilayah Vietnam hingga 1945. Sejalan dengan kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, tentara Tiongkok dan Inggris datang ke Vietnam untuk melucuti senjata tentara Jepang. Tiongkok masuk dari arah utara, sedangkan Inggris masuk lewat selatan. Kedua negara tersebut mempunyai kepentingan berbeda. Tiongkok yang beraliran komunis menginginkan kemerdekaan bagi Vietnam. Sementara itu, Inggris ingin mengembalikan Vietnam sebagai wilayah kekuasaan Prancis. Perbedaan kepentingan antara Tiongkok dan Inggris berujung pada konflik kedua negara.

Sunday, October 15, 2023

Bentuk Peran Aktif Bangsa Indonesia pada Masa Perang Dingin

        Ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet menimbulkan kekhawatiran di negara-negara dunia ketiga. Sebagai negara dunia ketiga sekaligus negara yang baru lahir pasca perang dunia ke-2, indonesia merupakan salah satu sasaran perebutan pengaruh oleh dua kekuatan besar tersebut. Amerika Serikat berupaya menyebarkan pengaruh ideologi kapitalis, sedangkan Uni Soviet mengenalkan ideologi komunis kepada Indonesia. Meskipun demikian, indonesia berusaha untuk tidak terpengaruh dan bersikap netral. Indonesia tetap Memegang teguh politik bebas aktif, yaitu tidak memihak blok manapun dan aktif dalam berbagai upaya mewujudkan perdamaian dunia. Upaya untuk mewujudkan perdamaian dunia tersebut ditunjukkan Indonesia dengan beberapa peran aktif berikut 

1. Aktif Dalam Gerakan Non Blok (GNB) 

Gerakan Non-Blok (GNB) merupakan organisasi yang dibentuk oleh negara-negara dunia ketiga pada masa perang dingin. Melalui organisasi ini negara-negara dunia ketiga berupaya bersikap netral dan tidak memihak salah satu blok yang berkuasa. Pembentukan organisasi ini juga tidak bermaksud menjadi blok/ kekuatan baru dalam perang dingin. 

        a. Pemrakarsa Gerakan Non-Blok 

Perdana Menteri Jawaharlal Nehru (India), Presiden Gamal Abdul Nasser(Mesir) presiden Kwame Nkrumah(Ghana), presiden Soekarno (Indonesia), dan Presiden Yosep Broz Tito(Yugoslavia) merupakan pemrakarsa gerakan non-blok (GNB) atau Non Aligned Movement (NAM). Pembentukan organisasi ini tidak lepas dari Konferensi Asia Afrika(KAA) di Bandung pada 1955. 

Gambar 1. Tokoh Pendiri Gerakan Non-Blok (Sumber: Ksatria Literasi)

Tuesday, September 26, 2023

DAMPAK PERANG DINGIN

A. Dampak Perang Dingin terhadap Politik Global 

Perang dingin membawa dampak besar bagi masyarakat dunia. Perang dingin mendorong terjadinya perebutan pengaruh politik di negara berkembang dan negara yang baru merdeka. Negara-negara yang baru merdeka pada umumnya sedang menata kehidupan politik. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh negara-negara adikuasa untuk menanamkan ideologinya di negara-negara berkembang. Amerika Serikat berupaya mempengaruhi negara-negara yang baru merdeka agar menerapkan sistem demokrasi dalam pemerintahannya. Selain demokrasi, negara-negara baru yang terpengaruh Amerika Serikat mengembangkan kapitalisme. Sementara itu, Uni Soviet berupaya menanamkan paham sosialis dan komunis. Dalam perkembangannya, amerika Serikat dan Uni Soviet sering terlibat dalam perang kemerdekaan di berbagai negara.  

Dalam upaya menyebarluaskan pengaruhnya, Uni Soviet merancang program pembangunan negara yang disebut Rencana Lima Tahun. Program ini dilaksanakan bagi negara-negara satelit Uni Soviet. Dalam pelaksanaannya, Rencana Lima Tahun dilakukan secara diktator oleh Uni Soviet. Segala bentuk penyimpangan terhadap program akan ditindak tegas oleh Uni Soviet, seperti yang dilakukan oleh Polandia dan Hungaria. Upaya serupa juga dilakukan Amerika Serikat. Sebagai negara kreditur, Amerika Serikat sering memberi bantuan finansial bagi negara-negara yang membutuhkan.  

Keterlibatan negara adikuasa dalam perang kemerdekaan negara berkembang juga diwujudkan dengan memberikan bantuan senjata dan dana. Bantuan yang diberikan bertujuan mengalahkan lawan politik yang pada umumnya lawan dari salah satu negara adikuasa. Upaya ini terlihat dalam perang saudara di Vietnam (perang Vietnam), Korea(perang Korea), Tiongkok dan Jerman. 

Monday, September 18, 2023

PERANG DINGIN

      

Gambar 1: Pemimpin negara pemenang Perang Dunia II.
Sumber: Grid.id)

Perang Dunia II membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat dunia. Salah satu bentuk perubahan tersebut adalah munculnya Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai negara adidaya. Dalam perkembangannya Amerika Serikat dan Uni Soviet bersaing mencari dukungan dari negara-negara lain. Kedua negara tersebut mencari dukungan menggunakan kekuatan teknologi dan persenjataan yang kemudian dikenal dengan istilah Perang Dingin (Cold War).


A. LATAR BELAKANG

      Latar belakang perang dingin perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pasca Perang Dunia II menyebabkan politik dunia kembali terbagi menjadi dua blok yaitu Blok Barat dan Blok Timur.  Blok Barat berada di bawah pengaruh Amerika Serikat dan Blok Timur di bawah pengaruh Uni Soviet. Dalam Perang Dingin kedua blok saling menyusun kekuatan tetapi tidak berkonfrontasi secara langsung. Kedua blok tersebut berdiri di balik perseteruan internal negara dan antarnegara. Terjadinya perang dingin dilatarbelakangi oleh faktor-faktor berikut :

Tuesday, August 22, 2023

Dampak Perkembangan IPTEK Bagi Kehidupan Manusia

 

A.  Dampak Positif

Apabila dimanfaatkan secara bijak, perkembangan iptek dapat menimbulkan dampak positif bagi kehidupan manusia. Beberapa dampak positif perkembangan iptek bagi kehidupan manusia adalah:

1)  Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

a.   Meningkatkan kualitas pendidikan

-      Kegiatan pembelajaran tidak terbatas pada kegiatan tatap muka secara langsung di kelas

-      Kegiatan belajar dapat dilakukan dengan mengakses informasi melalui media internet seperti e-book, jurnal, dan artikel ilmiah yang dipublikasikan di internet

-      Kegiatan pembelajaran bias dilakukan melalui diskusi di media sosial

b.   Menambah wawasan dan pengetahuan

-      Masyarakat mampu mengakses informasi tanpa terbatas ruang dan waktu

c.   Munculnya profesi atau lapangan kerja baru

-      Banyak pedagang memanfaatkan situs belanja online dan media social untuk menawarkan produknya. Muncul beberapa profesi seperti social media specialist, selebgram, influencer dll.

-      Social media mendatangkan keuntungan ekonomis

 

Sunday, August 6, 2023

Pengakuan PBB terhadap Kemerdekaan Indonesia

 Pada masa awal kemerdekaan sejumlah diplomat Indonesia menjadikan PBB sebagai forum utama untuk menghimpun dukungan internasional terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia. Berbagai upaya agar PBB mendukung Indonesia untuk memperoleh pengakuan kedatlatan. 

A.  Upaya Diplomat Indonesia dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia di Forum PBB

1. Agus Salim
   Peran Agus Salim dalam bidang diplomasi berawal saat ia di percaya menjadi perwakilan Indonesia dalam perundingan Pendahulu di Jakarta pada 23 Oktober 1945 yang membahas konflik Indonesia-Belanda. Agus Salim beradu argumen dengan Belanda menyangkut
 
Gambar 1: Agus Salim (Sumber: https://gurudikdas.kemdikbud.go.id/) 
 
Indonesia yang menjadi bagian dari Kerajaan Belanda. Agus Salim menyanggah pernyataan tersebut dengan memaparkan fakta bahwa Belanda sudah kalah dalam perang dan menyerah kepada Jepang pada 1942. 

Saturday, July 15, 2023

Negara-Negara Pendukung Kemerdekaan Indonesia

Pada 17 Agustus 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia lahir. Meskipun begitu Indonesia belum memenuhi unsur deklaratif pembentukan negara. Terbentuknya sebuah negara dipengaruhi oleh dua unsur, yaitu unsur konstitusi, dan unsur deklaratif. Unsur konstitutif terbentuknya suatu negara terdiri atas wilayah, rakyat dan pemerintahan yang berdaulat. Unsur deklaratif meliputi pengakuan dari negara lain. Unsur deklaratif tidak mutlak harus dipenuhi. Namun, pengakuan dari negara lain sangat penting agar negara yang baru terbentuk tidak diasingkan dalam hubungan internasional.

Negara-negara yang mengakui kedaulatan Indonesia pada masa awal kemerdekaan adalah:

A.    MESIR

Mesir merupakan negara yang terletak di sisi timur laut Benua Afrika. Negara yang terkenal dengan bangunan piramida ini merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Pengakuan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari keberadaan organisasi Ikhwanul Muslimin. Organisasi yang dipimpin oleh Hasal al-Banna ini menjunjung Pan-Islamisme yang menentang kolonialisme Barat di negara-negra Islam. Melalui paham tersebut, Ikhwanul Muslimin berupaya menarik atensi pemerintah dan masyarakat Mesir untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.

Langkah Ikhwanul Muslimin dalam memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia disambut baik oleh mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar. Salah satu mahasiswa Indonesia yang mendukung perjuangan Ikhwanul Muslimin adalah M. Zein Hassan. Bersama anggota Ikhwanul Muslimin, M. Zein Hassan mengajak mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar untuk menuliskan pandangan mereka mengenai kemerdekaan Indonesia dalam buletin kampus. Dalam perkembangannya, tulisan-tulisan tersebut dimuat dan disebarluaskan oleh surat kabar nasional Mesir. Dalam perkembangannya, upaya Ikhwanul Muslimin mendapat respon positif dari masyarakat Mesir secara luas.

Dukungan masyarakat Mesir meluas mendorong pemerintah Mesir turut memperjuangkan pengakuan kedaulatan bagi Indonesia. Meluasnya dukungan rakyat Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia ditindaklanjuti oleh pemerintah Mesir melalui pengakuan kemerdekaan Indonesia secara de facto pada 22 Maret 1946. Melalui forum Liga Arab, pemerintah Mesir juga menyerukan agar negara-negara Arab lainnya segera mengakui Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Dalam sidang majelis yang digelar pada 18 November 1946, Liga Arab memberikan pengakuan secara resmi terhadap kemerdekaan Indonesia. Pengakuan Liga Arab terhadap kemerdekaan Indonesia dilandasi oleh tiga faktor utama, yaitu ikatan keagamaan, persaudaraan dan kekeluargaan.

Friday, May 19, 2023

Perjuangan melawan Agresi dan Penegakan Kedaulatan NKRI

 

A.   Perjuangan menghadapi Agresi

1)    Agresi Militer Belanda

Belanda memiliki tafsir berbeda mengenai status kemerdekaan RI dalam perundingan Linggajati. Oleh karena itu, Belanda menilai perlu melakukan agresi militer yang dimulai pada 21 Juli 1947.

a)    Agresi Militer Belanda I

Agresi Militer Belanda I dimulai pada 20 Juli 1947. Dalam agresi militer ini, Belanda menggunakan kode Operatie Product. Dengan kode operasi tersebut, Belanda berhasil menerobos daerah-daerah yang dikuasai Republik Indonesia seperti Sumatra, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tujuan Belanda menyerang daerah-daerah tersebut adalah merebut daerah-daerah perkebunan dan sumber daya alam, terutama minyak. Di Sumatera  Timur Belanda berhasil merebut perkebunan tembakau. Di Jawa Tengah, belanda menguasai seluruh wilayah pantai utara. Di Jawa Timur, Belanda merebut perkebunan tebu dan pabrik gula.

Dalam agresi militer I Belanda mengerahkan Korps Speciaale Troepen (KST) dibawah pimpinan Westerling dan Pasukan Para I (le para compagnie) di bawah pimpinan Kapten C Sisselaar. Belanda melakukan serangan secar amasif dengan teknologi perang terbaik untuk menggempur kekuatan TNI. Pasukan TNI membalas serangan Belanda dengan menggunakan strategi baru yang disebut wehrkreise yang dijalankan dengan membentuk kantong-kantong perlawanan di daerah kekuasaan Belanda. Strategi ini terbukti efektif dan menyulitkan posisi Belanda.

Dalam perkembangannya, agresi militer yang dlancarkan Belanda mendapatkan kecaman dunia internasional. India dan Australia menyarankan agar konflik Indonesia-Belanda di bicarakan dalam agenda Dewan Keamanan PBB. Tindak lanjut dari agresi militer ini dilanjutkan melalui perundingan Renville.

Saturday, September 10, 2022

Masa Pemerintahan Kolonial Belanda (1816-1942)


 A.    Masa Komisaris Jenderal

Berdasarkan hasil Konvensi London, kekuasaan Belanda di Indonesia dipegang oleh komisaris jenderal. Pembentukan komisaris jenderal dilakukan atas saran Pangeran Willem VI. Komisaris Jenderal terdiri atas tiga orang, Cornelis Theodorus Elout, Alexander Gerard Phillip Baron van der Capellen, dan Arnold Ardiaan Buyskes. Tugas pokok komisaris jenderal adalah membangun daerah koloni untuk memberikan keuntungan bagi negeri Belanda. Dalam menjalankan pemerintahan di Indonesia, komisaris jenderal berpedoman pada undang-undang yang disusun oleh pangeran Willem VI, yaitu Regerings Reglement (RR)

Setibanya di Batavia pada 27 April 1816 ketiga komisaris jenderal melakukan evaluasi kebijakan-kebijakan yang diterapkan pada masa pemerintahan Raffles. Mereka bersepakat untuk mengarahkan program tanam bebas dan pengenalan pajak bagi masyarakat di Pulau Jawa. Pelaksanaan kebijakan tersebut diserahkan kepada Van der Capellen yang diangkat sebagai gubernur Jenderal di Indonesia sejak 16 Januari 1819. Theodorus Elout dan Ardiaan Buyskes ditarik ke Belanda.

Di bawah pemerintahan Baron van der Capellen terjadi gejolak social politik di Jawa. Kondisi tersebut terjadi karena perubahan aturan persewaan tanah yang dilakukan oleh van der Capellen pada 1823. Perubahan tersebut menyulut Perang Diponegoro tahun 1825 – 1830. Perang Diponegoro mengakibatkan pemerintah Belanda mengeluarkan biaya besar untuk Perang. Bahkan pemerintah Belanda harus menanggung banyak hutang.

Saturday, January 2, 2021

Perang Dunia 2 (1941-1954)

Perang Dunia II (1939 ~ 1945)

Negara-negara Fasis
Setelah PD I, muncullah tokoh-tokoh politik baru di Eropa dan tempat lainnya yang membuat stabilitas dunia goyah . Muncul gejala ultranasionalisme à perasaan kebangsaan yang berlebihan. Fasisme yaitu paham golongan nasionalis ekstrim yang menganjurkan dijalankan kekuasaan pemerintahan otoriter/dictator. Negara Fasis mementingkan negara diatas segalanya

Negara-negara fasis:
a)     Italia
      Dipimpin oleh Benito Musolini pada tahun 1919 dengan mendirikan Fascis.
      Partai ini menganggap Italia sebagai warisan Romawi yang jaya
b)     Jerman
      Dipimpin oleh Adolf Hitler dengan mendirikan Partai National Sozialistiche Deutsche Arbeiter Partij atau lebih dikenal dengan NAZI
      Hitler mengumandangkan kegungan ras Arya
c)      Jepang
      Dipimpin oleh Kaisar Hirohito
      Pada masa pemerintahannya Jepang menjadi negara industri
      Latar Belakang Terjadinya PD 2

Perang Dunia 1 (1914-1918)

A.    Latar Belakang Perang Dunia I

Perang Dunia I disebut juga Perang Besar (Great War). Latar Belakang Perang Dunia I dibagi menjadi 2. 

1)      Sebab umum terjadinya Perang Dunia I

a)      Pertentangan antar negara Eropa

Dominasi nnegara-negara Eropa di wilayah Asia dan Asia pada awal abad XX menyebabkan persaingan ekonomi antarnegara Eropa. Persaingan tersebut memicu pecahnya Perang Dunia I. motif persaingan ekonomi berkembang menjadi motif politik. Dalam hal ini negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Prancis, Italia, dan Belanda berusaha meningkatkan gengsi dengan memperluas tanah jajahan. 

Persaingan juga terjadi antara Italia dan Prancis yang berusaha menguasai wilayah Afrika Utara, Austria dan Rusia memperebutkan Balkan, sedangkan JErman dan Inggris memperebutkan wilayah Timur Tengah. Selain itu, beberapa negara di Eropa bersaing untuk menjadi negara industri terbesar di Eropa. Revolusi Industri di Inggris pada abad XVIII telah mengubah pemikiran negara-negara di Eropa untuk mengembangkan perindustriannya.

Gambar 1: Peta pembagian kekuatan negara-negara Eropa

Sumber: wawasansejarah.com

Wednesday, November 25, 2020

Revolusi Tiongkok (Cina)

 Latar belakang terjadinya Revolusi Tiongkok disebabkan dari faktor internal negara Tiongkok dan faktor eksternal. Ini dia penyebab-penyebabnya:

A.    Perlawanan Atas Dominasi Asing

1)      Perang Candu I dan II

Kedatangan bangsa-bangsa Barat mulanya diawali dengan perdagangan. Ketika bangsa Barat melakukan pelayaran ke Nusantara, tujuan utama mereka adalah rempah-rempah. Keadaan ini berbeda dengan Tiongkok, karena yang menjadi komoditi adalah opium (candu). Komoditas ini dipilih karena mendatangkan keuntungan yang besar bagi Inggris. Sebetulnya, mengonsumsi bahan ini telah dilarang oleh Kaisar karena menimbulkan dampak yang buruk. Meski begitu, pihak Inggris tetap memaksa untuk memperjualbelikan komoditas ini. Akhirnya, Kaisar memutuskan untuk menghentikan perdagangan tidak sehat itu.


Akibat larangan tersebut, Inggris memberi perlawanan dengan mengirim armada angkatan laut dan berhasil menguasai kota pelabuhan Hongkong, Kanton, Xiamen, Ningbo, Fuzhou, dan Shanghai. Tiongkok-pun terpaksa mengakui keunggulan Inggris dengan menandatangani Perjanjian Nanking pada 1842. Isi Perjanjian Nanking antaralain lima pelabuhan Cina dibuka untuk perdagangan bangsa asing (disebut Treaty Port), Inggris memperoleh wilayah Hongkong dan Inggris memperoleh hak ekstrateritorial. Hak ekstrateritorial adalah hak untuk hidup di bawah hukum Negara asalnya. Kesepakatan ini mengurangi kedaulatan Cina. Perjanjian Nanking menandai pembukaan Cina bagi dunia luar.

Saturday, November 21, 2020

Revolusi Prancis

 

(Sumber: wawasansejarah.com)

Prancis dikenal sebagai salah satu Negara maju di wilayah Eropa Barat. Kemajuan Prancis pada masa kini tidak terlepas dari peristiwa sejarah yang terjadi beberapa abad sebelumnya, yaitu pada masa Revolusi Prancis. Revolusi Prancis merupakan sebuah revolusi bersar yang terjadi di Prancis pada tahun 1789 – 1871. Revolusi Prancis juga disebut Revolusi Juli karena meletus pada tanggal 14 Juli 1789. Revolusi ini terjadi sebagai reaksi terhadap kekuasaan raja yang absolut. Revolusi Prancis dipelopori kaum borjuis (masyarakat menengah) yang ingin menggantikan peranan rohaniawan dan kaum bangsawan dalam pemerintahan.

A.      Pemikiran-Pemikiran Yang Melatar Belakangi Revolusi Prancis

Sebelum revolusi Prancis, masyarakat tidak memiliki hak memperoleh kebebasan. Sejak Prancis diperintah oleh Raja Louis XIV (1643-1715), kekuasaan raja menjadi tidak terbatas. Dewan perwakilan rakyat (Etats Generaux) dibubarkan. Raja Louis XIV dikenal dengan semboyannya, yaitu L’etat c’est moi (negara adalah saya). Raja Louis XIV hidup dalam kemewahan, sementara itu kehidupan rakyat semakin menderita.

Sebelum berlangsungnya Revolusi Prancis, masyarkat Prancis terbagi dalam tiga golongan. Golongan I terdiri atas para bangsawan, golongan II terdiri atas kaum rohaniawan dan golongan III terdiri atas rakyat biasa. Golongan I dan II hidup mewah dengan memiliki berbagai hak istimewa dan bebas dari pajak. Sementara itu, golongan III terdiri atas rakyat yang hidup menderita. Revolusi Prancis disebabkan beberapa factor berikut.