Saturday, January 2, 2021

Perang Dunia 2 (1941-1954)

Perang Dunia II (1939 ~ 1945)

Negara-negara Fasis
Setelah PD I, muncullah tokoh-tokoh politik baru di Eropa dan tempat lainnya yang membuat stabilitas dunia goyah . Muncul gejala ultranasionalisme à perasaan kebangsaan yang berlebihan. Fasisme yaitu paham golongan nasionalis ekstrim yang menganjurkan dijalankan kekuasaan pemerintahan otoriter/dictator. Negara Fasis mementingkan negara diatas segalanya

Negara-negara fasis:
a)     Italia
•      Dipimpin oleh Benito Musolini pada tahun 1919 dengan mendirikan Fascis.
•      Partai ini menganggap Italia sebagai warisan Romawi yang jaya
b)     Jerman
•      Dipimpin oleh Adolf Hitler dengan mendirikan Partai National Sozialistiche Deutsche Arbeiter Partij atau lebih dikenal dengan NAZI
•      Hitler mengumandangkan kegungan ras Arya
c)      Jepang
•      Dipimpin oleh Kaisar Hirohito
•      Pada masa pemerintahannya Jepang menjadi negara industri
•      Latar Belakang Terjadinya PD 2

Perang Dunia 1 (1914-1918)

A.    Latar Belakang Perang Dunia I

Perang Dunia I disebut juga Perang Besar (Great War). Latar Belakang Perang Dunia I dibagi menjadi 2. 

1)      Sebab umum terjadinya Perang Dunia I

a)      Pertentangan antar negara Eropa

Dominasi nnegara-negara Eropa di wilayah Asia dan Asia pada awal abad XX menyebabkan persaingan ekonomi antarnegara Eropa. Persaingan tersebut memicu pecahnya Perang Dunia I. motif persaingan ekonomi berkembang menjadi motif politik. Dalam hal ini negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Prancis, Italia, dan Belanda berusaha meningkatkan gengsi dengan memperluas tanah jajahan. 

Persaingan juga terjadi antara Italia dan Prancis yang berusaha menguasai wilayah Afrika Utara, Austria dan Rusia memperebutkan Balkan, sedangkan JErman dan Inggris memperebutkan wilayah Timur Tengah. Selain itu, beberapa negara di Eropa bersaing untuk menjadi negara industri terbesar di Eropa. Revolusi Industri di Inggris pada abad XVIII telah mengubah pemikiran negara-negara di Eropa untuk mengembangkan perindustriannya.

Gambar 1: Peta pembagian kekuatan negara-negara Eropa

Sumber: wawasansejarah.com