Showing posts with label tanam paksa. Show all posts
Showing posts with label tanam paksa. Show all posts

Monday, October 5, 2020

Masa Pemerintahan Kolonial Belanda (1816-1942)

 

1.    Kekuasaan Komisaris Jenderal

Setelah Konvensi London, kekuasaan Belanda di Indonesia dipegang oleh komisaris Jenderal. Pembentukan komisaris Jenderal dilakukan atas saran Pangeran Willem VI. Komisaris jenderal terdiri atas tiga orang, yaitu Cornelis Theodorus Elout, Alexander Gerad Philip Baron van der Capellen, dan Arnold Ardiaan Buyskes. Tugas pokok komisaris jenderal adalah membangun daerah koloni untuk memberikan keuntungan bagi Negari Belanda. Dalam menjalankan pemerintahan di Indonesia, komisaris jenderal berpedoman pada undang-undang yang disusun oleh Pangeran Willem Vi, yaitua Regerings Reglement (RR).

Ketiga komisaris jenderal tiba di Batavia pada 27 April 1816. Sesampainya di Batavia, ketiga komisaris jenderal mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang diterapkan pada masa pemerintahan Raffles. Hasilnya ketiga gubernur jenderal tersebut sepakat untuk mengarahkan program tanam bebas dan pengenalan pajak tanah bagi masyarakat di Pulau Jawa. Adapun  pelaksanaan kebijakan tersbeut sepenuhnya diserahkan kepada van der Capellen yang diangkat sebagai gubernur jenderal  di Indonesia sejak 16 Januari 1819. Adapun Theodorus Elout dan Ardiaan Buyskes ditarik ke Belanda.

Di bawah van der Capellen terjadi gejolak social politik di Jawa. Kondisi tersebut terjadi karena perubahan aturan sewa tanah yang dilakukan oleh van der Capellen pada 1823. Perubahan tersebut menyulut terjadinya perang Diponegoro yang mengakibatkan pemerintah Be;anda harus mengeluarkan biaya besar.

Masa  pemerintahan van der Capellen digantkan oleh Du Bus de Gisignes. Ia bertugas membangun modal, menaikkan ekspor dan memperkuat pengaruh Barat. Akan tetapi usahanya mengalami kegagalan karena penduduk miskin terlalu berat membayar pajak. Selain itu, kehidupan agraris yang homogen menjadi hambatan bagi pemerintah Belanda semakin mengalami defisit.

2.    System Tanam Paksa (Cuulturestelsel)