Tuesday, August 11, 2015

Tindakan Heroik Rakyat Indonesia Di Berbagai Daerah




1.       Yogyakarta
·        Perebutan kekuasaan di Yogyakarta diulai tanggal 26 September 1945
·        Para pegawai melalukan aksi mogok
·       Menuntut Jepang agar menyerahkan semua kantor kepada pihak Indonesia
·       Komite Nasional Indonesia Daerah menegaskan bahwa kekuasaan daerah tersebut berada ditangan RI
·         Terbit surat kabar Kedaulatan Rakjat pada hari yang sama

2.       Insiden Bendera Yamato
·         Dilatar belakangi oleh tindakan sejumlah orang Belanda yang berkedudukan sebagai pegawai palang merah internasional mengibarkan bendera merah-putih-biru (bendera Belanda) di atas hotel Yamato.
·         Para pemuda menyerbu hotel Yamato, menurunkan bendera, merobek bagian biru dan mengibarkan bendera kembali
https://cakanas.files.wordpress.com/2008/11/hotel_oranye-07b.jpg
Peristiwa Hotel Yamato
3.       Bandung
·         Perebutan senjata dan gedung-gedung pemerintahan berlangsung hingga akhir September 1945
·         Para pemuda berhasil merebut Pangkalan Udara Andir (sekarang Bandara Husein Sastranegara) dan gudang senjata
4.       Semarang
·         Tanggal 15 – 20 Oktober 1945 pecah pertempuran 5 hari di Semarang.
·         Dilatar belakangi oleh gugurnya dr. Karyadi yang sedang memeriksa keadaan air minum di candi, diisukan telah diracuni oleh Jepang.
http://i1102.photobucket.com/albums/g457/dl4lamps8/funny/A-13.jpg
Peristiwa 5 Hari di Semarang
5.       Ujung Pandang
·         Gubernur Sulawesi Dr. Sam Ratulangi menyusun pemerintah tanggal 19 Agustus 1945 para pendukungnya dengan cara merebut gedung-gedung vital seperti studio radio dam tangsi polisi
6.       Palembang
·         Rakyat Palembang dalam mendukung proklamasi dan menegakkan kedaulatan Negara Indonesia dilakukan dengan jalan mengadakan upacara pengibaran bendera merah putih pada tanggal 8 Oktober 1945 yang dipimpin oleh A.K Gani
Ak gani.jpg
Adnan Kapau Gani
7.       Padang
·         Tanggal 29 Agustus 1945 secara resmi berita proklamasi dibacakan oleh M.Syafei dan disambut meriah
·         Beberapa polisi Jepang yang dipimpin oleh Kho Siki berusaha menurunkan bendera yang dikibarkan oleh para pemuda, namun berhasil digagalkan

Dalam bentuk powerpoint 

Friday, July 17, 2015

Idul Fitri 1436 H

Saya dan Keluarga mengucapkan 
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir Batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H


~Suci Mairozasya~

Tuesday, March 3, 2015

Perkembangan Agama Hindu Dan Budha di Asia

Proses Masuk dan Berkembang Agama Hindu Budha

Perkembangan Agama dan Kebudayaan Hindu di India
Sebelum Hindu muncul, di Lembah Sungai Indus telah berkembang peradaban Mohenjo Daro dan Harrapa. Penduduk berasal dari bangsa Dravida. Telah mengenal tata kota, sistem tulisan gambar (Pitocgraf) dan kepercayaan. 1500SM mengalami kemunduran karena diserbu oleh bangsa Arya. Kelahiran Hindu berawal dari kedatangan bangsa Arya ke India. Bangsa Arya menaklukan kota-kota di Lembah sungai Indus. Bangsa Arya menguasai pemerintahan, mengatur organisasi masyarakat, dan menguasai perdagangan. Dalam kebudayaan terjadi percampuran antara Arya dan Dravida. Percampuran budaya itu menghasilkan kebudayaan Weda yang menjadi perintis kebudayaan dan agama Hindu.

Wednesday, August 20, 2014

Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia


Satuan Pendidikan       : SMP DEK PADANG
Mata Pelajaran                 : IPS – Sejarah
Kelas/Semester                : VII/1
Tema                                  : Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia
Sub Tema                           : Keadaan Alam Indonesia
Sub-Sub Tema                   : Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia
Alokasi waktu                    : 2 x 40 menit (1x Pertemuan)

Ringkasan Materi
Indonesia memiliki keragaman flora dan fauna (keanekaragaman hayati) yang sangat besar. Bahkan, keanekaragaman hayati Indonesia termasuk tiga besar didunia. Besarnya keanekaragaman hayati di Indonesia berkaitan erat dengan kondisi iklim dan kondisi fisik wilayah. Suhu dan curah hujan yang besar memungkinkan tumbuhnya beragam jenis tumbuhan.
a)      Persebaran flora di Indonesia
Flora di Indonesia dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu Indo-Malayan dan Indo Australian.
ü  Indo-Malayan
Indo-Malayan meliputi kawasan Indonesia Barat. Pulau-pulau yang masuk kedalamnya adalah Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali
ü  Indo-Australian
Indo-Australian meliputi tumbuhan yang ada kawasan Indonesia Timur dan Papua.
Karakteristik flora yang ada di Indonesia Barat dan Indonesia Timur
Indonesia Barat
Indonesia Timur
Jenis meranti-merantian sangat banyak
Jenis meranti-merantian hanya sedikit
Terdapat berbagai jenis rotan
Tidak terdapat jenis rotan
Tidak terdapat hutan kayu putih
Terdapat hutan kayu putih
Jenis tumbuhan matoa (pometia pinnata) sedikit
Terdapat berbagai jenis tumbuhan matoa. Khususnya di Papua
Jenis tumbuhan sagu sangat sedikit
Banyak terdapat tumbuhan sagu
Terdapat berbagai jenis nangka
Tidak terdapat jenis nangka
Berbagai jenis flora tersebut telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia baik sebagai furniture, bahan bangunan, bahan makanan, dan lain-lain.
b)     Persebaran fauna di Indonesia
Fauna Indonesia dapat dikelompokkan  menjadi tiga corak yang berbeda, yaitu fauna bagian barat, tengah, dan timur. Garis yang memisahkan fauna Indonesia bagian barat dan tengah dinamakan garis Wallace, sedangkan garais yang memisahkan fauna Indonesia bagian tengah dan timur dinamakan garis Weber.
ü  Fauna Indonesia bagian Barat (tipe Asiatis)
Fauna Indonesia bagian barat mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Mamalia berukuran besar banyak ditemui di wilayah ini seperti gajah, macan, tapir, badak bercula satu, banteng, kerbau, rusa, babi hutan, orang utan, monyet, bekantan, dan lain-lain. Disamping mamalia terdapat jenis reptile seperti buaya, biawak, kura-kura, dan trenggiling. Berbagai jenis burung, unggas dan ikan air tawar.
ü  Fauna Indonesia bagian Tengah (peralihan)
Fauna Indonesia tengah atau Austral Asiatic meliputi wilayah Sulawesi, Maluku, Timor dan Nusa Tenggara. Fauna yang menghuni wilayah ini antara lain, anoa, babi rusa, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, kuda, monyet saba, tarsius.  Terdapat pula jenis reptile seperti komodo, dan berbagai jenis burung.
ü  Fauna Indonesia bagian Timur
Fauna Indonesia bagian Timur atau disebut australic tersebar di wilayah Papua, Halmahera, dan kepulauan Aru. Fauna berupa mamalia yang menghuni wilayah ini antara lain kangguru, beruang, walabi, landak irian (nokdiak), kuskus, pemanjat berkantung (Oposum layang), kangguru pohon, dan kelelawar.