Friday, November 20, 2015

Kerajaan-Kerajaan Hindu dan Budha di Indonesia (Bagian 2)



Kerajaan-Kerajaan Yang Bercorak Hindu Budha (Bagian 2)

4.     Kerajaan Sriwijaya
a)     Lokasi Kerajaan
Sriwijaya dikenal sebagai sebuah kerajaan besar. Terletak di lokasi strategis dekat selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan yang sangat ramai dan menghubungkan antara pedagang Cina, India bahkan Romawi. Dari tepian sungai Musi, Sumatera Selatan, selat Sunda, Selat Bangka, Laut Jawa bagian barat, Bangka, Jambi hulu, semenanjung Malaya hingga ke Tanah Genting. Sriwijawa dikenal sebagai kerajaan Maritim 


b)     Sumber sejarah
1.      Berita Asing
    • Berita Arab – banyak pedagang Arab yang melakukan kegiatan di Kerajaan Sriwijaya. Orang-orang arab menyebut kerajaan sriwijaya sebagai Zabaq, Sabay, atau Sribusa
    • Berita India – pernah menjalin hubungan degan raja-raja kerajaan Nalanda dan Chola. Dalam prasasti Nalanda adanya kerjasama pertukaran pelajar. Hubungan dengan Kerajaan Chola retak ketika Raja Rajendra Chola ingin menguasai Selat Malaka
    • Berita Cina – pedagang Cina sering singgah di Kerajaan Sriwijaya untuk meneruskan perjalaan menuju India dan Romawi
2.      Berita Dalam Negeri
    • Prasasti à Kedukan Bukit, Talang Tuo, Kota Kapur, Telaga Batu, Karang Berahi, Ligor, Nalanda
    • Candi-candi
    • Bekas bangunan vihara
    • Artefak dalam bentuk keramik dan tembikar
c)      Kehidupan Politik
Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan besar yang megah dan jaya dimasa lalu. Tidak semua raja yang memerintah meninggalkan prasasti.
Dapunta Hyang – diketahui dari Prasasti Kedukan Bukit. Berhasil memperluas wilayah sampai ke Jambi dengan menduduki Minangatamwan. Mencita-citakan kerajaan maritim
Balaputra Dewa – kerajaan Sriwijaya mengalami puncak kejayaan. Sebelumnya merupakan raja di Kerajaan Syailendra (Mataram), karena mengalami kekalahan lari ke Sriwijaya. Balaputra Dewa meningkatkan kegiatan pelayaran dan perdagangan. Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat penyebaran agama Budha di Asia Tenggara
Sanggrama Wijayattunggawarman – pada masa pemerintahannya Sriwijaya mengalami ancaman dari kerajaan Chola. Sanggrama Wijayattunggawarman di tawa.
Faktor kemunduran Sriwijaya
a)     Adanya serangan dari Jawa Timur yang dilakukan oleh Dharmawangsa
b)     Serangan dari Cola
c)      Negara-negara taklukan melepaskan diri
d)     Pengaruh kekuasaan Singosari yang melaksanakan Ekspedisi Pamalayu
e)     Serangan dari Majapahit tahun 1477
f)       Kemunculan kerajaan Samudera Pasai
5.     Kerajaan Mataram Kuno
  1. Lokasi Kerajaan
Terletak di Jawa Tengah dengan daerah pusatnya disebut Bhumi Mataram. Dikelilingin oleh pegunungan dan gunung-gunung. Wilayah yang tertutup dan subur. Sebelah selatan adalah Lautan Indonesia namun sulit untuk dilayari, dan pelayaran lebih banyak di pantai utara Jawa. Mata pencaharian utama penduduk adalah bertani karena laut jauh dari Bhumi Mataram
Keberadaan dua dinasti mataram kuno tercatat dalam prasasti Kalasan dan Balitung yang isinya:
a)     Penguasa tertinggi kerajaan adalah dinasti Syailendra
b)     Keluarga dinasti Sanjaya diakui sebagai raja dan memerintah berdampingan dengan raja-raja dari dinasti Syailendra
c)      Candi-candi di Jawa Tengah bagian utara bersifat hindu dan di Jawa Tengah bagian selatan bersifat Budha
d)     Tampak telah terjadi pembagian wilayah
6.     Kerajaan Medang Kemulan
Didirikan oleh Mpu Sindok yang berasal dari keturunan Airlangga. Dalam prasasti Kalkuta, Mpu Sindok merupakan putra raja Mataram Kuno. Mpu Sindok memindahkan kerajaan ke Jawa Timur dengan alasan:
a)     Sering terjadi  bencana alam
b)     Adanya wabah penyakit menular
c)      Menghindari serangan dari Sriwijaya
d)     Mencari sungai besar
7.     Kerajaan Kediri
Merupakan bagian dari kerajaan Medang Kemulan. Mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Jayabaya yang memajukan dalam bidang kesusastraan dan bisa meramal. Kertajaya adalah raja terakhir di Kediri.
8.     Kerajaan Singosari
Raja pertama adalah Ken Arok. Menjadi raja karena telah membunuh Tunggul Ameutung menggunakan keris Mpu Gandring. Raja Pertama hingga raja Ketiga Singosari tewas dengan cara dibunuh dengan menggunakan keris Mpu Gandring. Kertanegara merupakan raja terakhir singosari yang melakukan ekspedisi Pamalayu
9.     Kerajaan Majapahit
Pusat kerajaan ada di Trowulan. Raja terkenal adalah Raden Wijaya, Jayanegara, Tribuana Tunggadewi, dan Hayam Wuruk. Sumpah tan Amukti Palapa yang diucapkan Gajah Mada yang mengandung arti bahwa Gajah Mada pantang bersenang-senang jika belum menyatukan nusantara yang masuk dalam kelompok hasta dipa nusantara
Sebab kemunduran Majapahit:
a)     Terjadi perang saudara (Paregreg)
b)     Tidak adanya kader kepemimpinan
c)      Adanya nepotisme
d)     Tidak mampu melindungi pusat-pusat perdagangan
e)     Masuknya pengaruh islam





Suci Mairozasya

No comments:

Post a Comment