Thursday, November 19, 2015

Kerajaan-Kerajaan Hindu Budha di Indonesia (Bagian 1)



Masuk Dan Berkembangnya Kebudayaan Hindu-Budha
 Di Indonesia
A.     Proses Indianisasi
Merupakan proses penyebaran perngaruh agama hindu ke Indonesia. Dengan bukti adanya kebudayaan india seperti kerajaan-kerajaan yang bercorak hindu dan budha
1.      Teori tentang masuknya Hindu dan Budha
a)     Penyiaran agama Budha di Indonesia
Penyiaran agama Budha di Indonesia lebih awal dari agama Hindu. Agama Budha mengenal adanya misi penyiaran agama yang disebut Dharmadhuta. Agama Budha diperkirakan sejak abad ke 2 M dengan bukti penemuan arca perunggu di Jember dan Sulawesi Selatan. Arca-arca berlanggam Amarawati. Namun belum diketahui siapa pembawa agama Budha ke Indonesia

b)     Penyiaran Agama Hindu di Indonesia
·         Teori kesatria
Dikemukakan oleh F.D.K Bosch. Masuknya kebudayaan India ke Indonesia disebabkan oleh adanya proses kolonialisasi di wilayah Indonesia oleh orang-orang India. Raja-raja beserta prajurit India datang menyerang dan mengalahkan masyarakat yang ada di Indonesia. Wilayah-wilayah koloni itulah yang menjadi pusat penyebaran kebudayaan India
·         Teori waisya.
Dikemukakan oleh N.J Korm. Masuknya kebudayaan India ke Indonesia dibawa oleh para pedagang India yang singgah di bandar-bandar Indonesia. Menetap karena menikah dengan wanita pribumi
·         Teori brahmana
Dikemukakan oleh J.C. Van Leur. Masuknya kebudayaan India ke Indonesia di bawa oleh para brahmana. Brahmana datang ke Indonesia atas undangan dari penguasa lokal indonesia
Dari keempat teori tersebut hanya Brahmana yang dianggap sesuai dengan bukti-bukti yang ada. Bukti-bukti tersebut diantara:
Ò  Tidak ada bukti para prajurit dan kesatria india ,elakukan kolonialisasi di indonesia. Tidak ditemukan bukti kolonialisasi dalam bentuk tertulis maupun lisan
Ò  Kemungkinan pembawa kebudayaan india bukan dari para pedagang, karena pedagang yg singgah ke indonesia hanya pedagang keliling yang berasal dari kalangan biasa
Ò  Pengaruh keagamaan dari india yang datang ke indonesia salah satunya adalah agama hindu. Hindu sebelumnya adalah bukan agama umum.
Ò  Prasasti yang pertama kali ditemukan berbahasa Sansekerta, sedangkan di India bahasa itu hanya digunakan dalam kitab suci dan upacara keagamaan. Jadi hanya brahmana – lah yang mengerti dan menguasai bahasa tersebut

·         Teori arus balik
Diungkapkan oleh F.D.K Bosch. Pada mulanya para pemuka agama menyebarkan agama dengan menumpang kapal dagang. Tetapi setelah orang indonesia terpengaruh, maka orang indonesia sendiri yang mendalami agama itu ke india, setelah mereka menyelesaikan pengetahuan agamanya, mereka sendiri yang menyebarkan di indonesia

2.      Sebab memudarnya pengaruh Hindu-Budha
a)     Kerajaan-kerajaan pada umumnya tidak mengenal sistem untuk mempersiapkan seorang calon raja pengganti
b)     Sistem pengolahan perekonomian yang kurang baik
c)      Sering terjadi perang saudara memperebutkan tahta kerajaan
d)     Pengaruh penyebaran Islam yang kuat
B.     Kerajaan-Kerajaan Yang Bercorak Hindu Budha
1.     Kerajaan Kutai
a)     Lokasi Kerajaan
§  Kerajaan Kutai terletak di hulu Sungai Mahakam, Kalimantan Timur
§  Nama kerajaan sesuai dengan lokasi tempat penemuan prasasti
b)     Sumber Sejarah
Sumber berupa tulisan (prasasti) yang berbentuk Yupa sebanyak 7 Yupa.
Ò  Isi yupa
1.      Menyebutkan tentang silsilah raja Mulawarman. Disebut juga Kudungga yang memiliki anak bernama Aswawarman
2.      Menyebut nama Mulawarman dan ada upacara sedekah minyak kental, lampu dan malai bunga
3.      Menyebutkan tentang sedekah pohon kehidupan
4.      Mulawarman menghadiahkan 20000 ekor sapi kepada para brahmana dan waprekeswara
c)      Kehidupan Politik
Sejak muncul dan berkembang pengaruh Hindu di Kalimantan Timur, terjadi perubahan dalam tata pemerintahan yaitu dari pemerintahan kepala suku menjadi pemerintahan kerajaan dengan seorang raja sebagai kepala pemerintahan
Raja-raja yang pernah memerintah di Kutai:
Raja Kudungga – merupakan raja pertama. Dilihat dari namaya, masih menggunakan nama lokal, para ahli berpendapat pada masa pemerintahaannya Hindu masuk ke Kutai
Raja Aswawarman – berdasarkan prasasti menyatakan Aswawarman merupakan raja yang kuat. Wilayah Kutai diperluas, dibuktikan dengan adanya upacara Asmawedha.
Raja Mulawarman – merupakan putra Aswawarman. Raja yang besar dan mengalami masa gemilang. Rakyat hidup tentram dan sejahtera. Raja Mulawarman mengadakan upacara kurban emas yang cukup banyak
2.     Kerajaan Tarumanegara
a)    Lokasi Kerajaan
Berdasarkan prasasti, letak kerajaan ada di Jawa Barat dengan pusat kerajaan sekitar bogor sekarang.
Pada masa Purnawarman, wilayah Tarumanegara hampir  menguasai seluruh Jawa Barat
b)    Sumber Sejarah
Berita Asing – Berita Cina, dari zaman dinasti T’ang menyebutkan seorang pendeta Fa-Hien terdampar di pulau Jawa
Dalam catatan perjalanan, menyebutan bahwa di daerah pantai utara Pulau Jawa bagian barat telah ditemukan masyarakat yang mendaoat pengaruh Hindu (India), masyarakat itu diperkirakan  bagian dari masyarakat Tarumanegara
Prasasti – yang menerangkan keberadaan Tarumanegara antaralain prasasti Ciaruteun, Kebon Kopi, Jambu, Muara Cianten, Tugu, Pasir Awi, Munjul
Prasasti tersebut menggunakan bahasa sansekerta dan huruf Pallawa. Karena pada prasasti tidak tercantum angka tahun, maka diadakan perandingan melalui huruf-huruf pada prasasti yang ditemukan di India dan diperkirakan ditulis pada abad ke-5M

3.     Kerajaan Kalingga
Dipimpin oleh seorang Ratu Sima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya. Prasasti peninggalan Kerajaan Ho-ling adalah Prasasti Tukmas.  Prasasti menyebutkan tentang mata air yang bersih dan jernih. Sungai yang mengalir dari sumber air tersebut disamakan dengan Sungai Gangga di India



Suci Mairozasya

No comments:

Post a Comment